Sunday, June 9, 2019

28 September 2018

Sore itu, aku sedang duduk menunggu kata-kata "selamat akun anda berhasil dibuat" muncul di layar laptop. Aku, bersama perawat gigi ku sedang mencoba peruntungan nasib, mendaftar sebagai salah satu calon abdi negara. Tahun ini, bukaan formasinya cukup banyak. di daerahku, lumayan banyak juga terbuka. Bahkan di puskesmas tempatku bekerja waktu itu, juga terbuka 1 lowongan, tapi tentu saja aku tidak terlalu berminat mendaftar disini.. It's all about niat hehehe

"Belum ya dok?", kata perawat gigiku, aku mengangguk pendek sambil mengunyah sisa jalangkote yang kubeli dijalan menuju ke tempat ini. Jalangkote itu sungguh besar, dijual seharga 5 ribu perbiji, tapi besarnya hampir mirip seperti 5 buah jalangkote ukuran sedang. Dan tentu saja, itu adalah jalangkote terenak yang ada di kota ini. Aku menyukainya. hahaha :D

"Lama sekali ya dok, loading..." katanya lagi. 
"Iye, padahal kemarin cepatji" jawabku.
"Rejeki ta itu dok, kemarin sempatji masuk akun ta, ededeh punyaku ndak tau kenapa loadingki"
"Ka dari kemarin kubilang memang kita mi duluan daftar, ndak mendengarki" 
Wajahnya mengkerut, aku hanya tertawa melihatnya, sepertinya dia agak kesal. Hahaha. 

Tiba-tiba dari balik pintu muncul beberapa orang pegawai puskesmas sambil membawa laptopnya masing-masing.
"Dok, mendaftarki? ikutka juga" kata mereka
"Iya sini mi, kemarin daftar ka jam segini bagus ki loadingnya, karena lagi sepi mungkin yang daftar jam segini, tapi ndak tau ini kenapa na loading sekali hari ini, sibukki servernya kapang"
"Biarmi dok, coba-coba saja toh, kalau masuk alhamdulillah, kalau ndak, bisa jiki minta didaftarkan di jl. veteran"
"Mahal toh bayarnya, saya yang gretongan mi saja deh hahaha, untung ada wifinya puskesmas" kataku
"Itulah dok, hehehe" 

Kulirik jam tanganku, ya ampun sudah jam 4 lewat. Mungkin jam 5 baru bagus, pikirku.
Tidak berapa lama kemudian, salah seorang pegawai tiba-tiba berseru, 

"Gempa!!" 

Aku refleks berdiri
"Ndak saya rasa"
Yang lain juga mengaminkan.

Aku turun ke lantai 1, kudapati beberapa perawat jaga yang sedang menyantap makanannya. 
"Gempa ya? ndak rasa?" tanyaku pada mereka, kulihat mereka santai saja, sepertinya tidak merasakannya juga.
"Iye gempa memang dok, tapi hanya pelan, jadi kitorang makan saja"
"Astaga hahaha, okelah" kugelengkan kepala sambil berlalu naik lagi ke atas. 

Aku masuk kembali ke ruangan poli
"Gempa kan dok?" tanya pegawai yang tadi
"Iye, tpi katanya pelanji.. itu.. orang di bawah santaiji makan, wkwkwk" jawabku
"Hahaha memang itu mereka dok" 

Kulanjutkan pekerjaanku, menunggu.. hingga layar laptop berubah, hahaha pekerjaan apa coba itu.
Sambil menunggu, ku hubungi adikku dan menyuruhnya untuk mengirim berkasnya padaku agar bisa ikut kudaftarkan hari itu. 

Pukul 5.30 pegawai yang tadi ikut mendaftar, akhirnya menyerah dan memilih pulang lebih awal. Mereka pamit dan pergi meninggalkan aku dan perawat gigi ku di poli.

"Kak, tauki, kemarin toh, ngerinya" tiba-tiba aku membuka pembicaraan. Pekerjaan menunggu ini sungguh membosankan :D 
"Knapai dok?" tanyanya
"Kemarin kan sholat maghribka di musholla yang di ujung itu toh kak"
"Iye knapai?"
Aku melanjutkan "Kan gelap sekali disitu, ndak ada lampu, tpi saya toh orangnya ndak takut ji sama yang begitu-begituan, jadi saya pergimi berwudhu disitu, awalnya saya ndak rasa ji apa-apa pas wudhu, abis itu saya masuk mi toh kak, saya lihat, ih terangji ternyata ini musholla, karena mungkin jendelanya terbuka semua toh, saya dapat alat sholat disitu, trus sholatma, pas rakaat pertama ndak ada ji kenapa-kenapa.. mulai rakaat kedua.." aku terhenti sejenak melihat ekspresi seriusnya, aku hampir saja tertawa melihatnya.
"Knaaapai dook? ih kita toh.." dengan muka serius ia bertanya, sepertinya tidak sabar dengan kelanjutan ceritaku
"Pas rakaat kedua kak, mulai merinding bulu kudukku, pas rakaat ketiga pas sujud, tiba-tiba PAAANG.. itu pintu musholla kak, tiba-tiba tertutup sendiri, padahal kan saya sholat menghadap ke jendela toh kak, dan gak ada sama sekali angin kencang yang bertiup"
Ia mulai bergidik ketakutan "Kubilang memangji dok, sholat sama-sama miki saja di aula"
"Kotorki di aula kak, ka banyak orang injak-injak lantainya, lagian toh mana juga saya tau kalau ada sesuatu disitu, eh.. belum pi selesai ini kak" lanjutku.. "Pas sujud ka, kudengar kayak ada orang remas ki itu pintu musholla, saya pikir kita, tapi beberapa lama ndak bicara-bicaraki, jadi kubilang, auuuh ndak benar mi ini, hahaha"
"Kan kita suruhka tunggui laptop dok" jawabnya.
"Itumi kak, terus pas duduk tahiyat ka, kurasa seperti ada orang berdiri dibelakangku, awweeh.. berdiri langsung bulu kudukku, tpi ku kasih tenang-tenang pikiranku toh kak, kubilang, kan ada Allah yang melindungi"
"Iye dok"
"Terus selesaika salam kutengok sebentar ke arah pintu, moka pastikan, kita ji kah tadi itu, tpi ndak ada kulihat siapa-siapa disitu, terus berdoa ma, abis itu ngomong ka toh, "Ndak mengganggu ja, mauja pergi sholat", cepat-cepatka lipat mukena trus kabur, hahahaha"
"Kita toh dok, mungkin cuma kita itu yang ndak tau ada sesuatu itu disitu, semua pegawai disini itu dok, jangankan mau ke musholla, mau naik ke sini saja takutki, kita ji itu beraniki naik kesini sore-sore" katanya
"Kutauji sebenarnya kak, tpi ndak percaya ka, lagian kenapa mesti takutki na ada ji Allah lindungiki" jawabku
"Ndak takut beng, baru lari tongi, hahaha" ejeknya
"Ka manusia tonjaki wkwkwk"

Tidak berapa lama kemudian, adzan maghrib berkumandang. Di poli gelap, tidak ada lampu, lebih tepatnya kabel lampunya rusak :D hehehe.. kunyalakan lampu kursi gigi untuk penerangan. 

"Dok adzan mi, ayok sholat" tegur perawat gigiku

"Iya kak, pergimiki sholat, sudah adzan maghrib itu, ganti-gantian miki saja sholat, soalnya siapa tau tiba-tiba muncul notif" kataku 
"Baik dok, saya sholat di bawah mi dok dih?, ndak mauka sholat di musholla, gelap ki, takutka" sambil berlalu pergi
"Hahaha baa iye, ka di aula juga kotorki, mending di bawah miki" jawabku sambil menoleh. Yang diajak bicara bahkan sudah pergi dari tadi. :D

Aku sendirian di atas, terus memandangi layar laptop yang bahkan tidak berubah sedikitpun.. "Lamaanyaa" pikirku. Kupandangi plastik pembungkus jalangkote di atas meja. 
"Uhhuy, masih ada satu" 
Kulahap saja sebiji jalangkote ukuran besar yang masih tersisa. 

Tiba-tiba...

BUM..BEDEBAMM.. 

Kursi tempatku duduk bergoyang sangat keras, naik turun.. kulemparkan jalangkote yang sisa setengah kulahap dan segera bangkit dari kursiku

"GEMPA!!"

belum berhenti goyangannya, tiba-tiba lantai tempatku berpijak menghempaskan badanku dengan gerakan yang sangat cepat.. aku terjatuh, kuraih pegangan pintu poli dan segera berdiri, aku berlari keluar, lalu terjatuh, kepalaku membentur keras pembatas tangga, mungkin bila dalam keadaan normal, aku pasti merasakan rasa senut yang teramat sangat saat itu, tpi sepertinya kepanikan mengalahkan segalanya, aku mati rasa, pendengaran dan indera perasaku rasanya kelu, aku sempat mendengar bunyi dentuman keras seperti ledakan bom yang terjadi berulang-ulang, kemudian tiba-tiba hilang begitu saja seperti ada yang menyumbat telingaku hingga aku tidak mendengar apa-apa lagi.. pandanganku gelap, tpi kucoba meraih pegangan tangga dan berdiri, lalu terjatuh lagi entah di anak tangga yang mana, aku berdiri lagi, dan melompati dua anak tangga sekaligus hingga akhirnya keluar dari gedung. Saat itu aku tidak memikirkan aa-apa, yang kupikir hanya berusaha untuk keluar secepatnya dari gedung ini, insting survive ku rasanya teraktivasi saat pertama getaran gempa itu muncul.

Aku keluar..

Dokter jaga sore, perawat dan orang-orang sudah berkumpul di depan halaman. Kulirik mereka satu persatu, dan baru menyadari, perawat gigiku belum keluar dri gedung.
"Mana kak Ani?" seruku pada perawat yang ada diluar gedung
"Masih di dalam dok" jawab mereka
"Astagfirullah, semoga ndak kenapa-kenapa ji dia"
Aku berniat masuk kembali, tapi kemudian tertahan saat kulihat perawat gigiku akhirnya keluar dari gedung dalam keadaan selamat.
"Astaga dari manaki kak? knapa baruki keluar? saya pikir di tindis maki sama lemari" kataku khawatir
"Iye dok, hampirmi, baruka mau sholat tadi, na tiba-tiba gempa, mauka keluar, pintu loket tiba-tiba tertutup, jadi saya sembunyi di bawah meja mi" Jawabnya
"Alhamdulillah ndak kenapa-kenapa jiki" kataku lega

Semua motor yang tersimpan di halaman depan puskesmas, terjatuh seperti kartu domino yang dijatuhkan satu persatu. Salah satu spion motorku pecah. Gedung perawatan yang terpisah dari gedung utama, rusak parah, obat-obatan berhamburan, bahkan tanah yang kami pijak terbelah, berundak-undak, seperti tanah tandus di afrika. Air PAM yang keluar begitu deras dari bawah tanah yang mengalir bagai sungai menambah kepanikan semua warga. 

"Air naik!!" kata mereka
"Bukan pak, itu air PAM yang bocor, dan lagi kita berada di ketinggian juga, jadi tidak perlu khawatir" seruku pada warga, mencoba menenangkan mereka. 

Dokter yang menjaga sore itu segera saja membereskan barangnya dan pulang bersama anaknya yang menangis ketakutan. Bersyukur saat itu ada mamang ojek online yang singgah, jadi mereka akhirnya pulang menggunakan jasa si mamang ojek. Tinggallah aku, perawat gigiku dan beberapa pegawai puskesmas yang tinggal dekat situ. Gempa susulan tak henti-hentinya terjadi dengan skala yang lumayan besar. Kami hanya bisa terduduk di halaman puskesmas. Tak berapa lama suara motor datang menderu-deru. Masyarakat datang membawa sanak saudaranya yang tertimpa bangunan, ada pula yang terjatuh dari motor karena berkendara saat gempa terjadi. Halaman puskesmas tiba-tiba penuh dengan masyarakat yang butuh perawatan. Mereka datang dengan baju berlumuran darah, kepala yang sobek dan pecah akibat tertimpa bangunan, bahkan ada yang kejang. Kami bingung harus bagaimana, ruang perawatan sudah hampir roboh, dan semua obat-obatan ada disana, sementara, gempa terus saja terjadi. Ingin masuk mengambil obat takut tertimpa bangunan, dokter jaga sudah tidak ada, menghubungi beliau untuk minta instruksi juga sudah tidak bisa karena telekomunikasi tiba-tiba terputus saat gempa. Kami hanya membalut sekenanya dan menganjurkan untuk membawa ke Rumah Sakit terdekat. Baru beberapa waktu kami baru tahu, ternyata Rumah Sakit yang paling dekat dengan puskesmas pun ternyata rusak parah. Ya Allah, ampuni kami. 

Pukul 6 lewat, aku baru sadar barang-barangku semuanya ada di ruang poli lantai 2. Laptop handphone, kunci motor dan ransel. Beruntung saat itu ada satpam puskesmas. Aku memintanya menemaniku masuk ke dalam gedung mengambil barang-barangku. Aku segera berlari masuk mengambil semuanya lalu keluar lagi. Bapak satpam dengan sigap mengunci semua pintu gedung puskesmas. 

"Dok, mauki pulang? ke rumah miki saja nginap sehari" kata perawat gigiku
"Aduh, saya khawatir sama orang tuaku kak, dan lagi belumpa dapat kabar ini dari mereka, baterai hapeku sisa 5 persen mami ini, baru ndak ada signal, mendingan saya pulang mi" kataku
"Kita toh dok beraninya, mana bensin motor ta tinggal 1 strip, mana bisa sampai rumah itu" katanya sambil melirik ke penunjuk bensin di motor.
"Aih bisaji itu, nanti bisaji beli di jalan klo ada" 
"Oh iye dok, klo ada di jalan ambil miki saja klo ndak ada penjualnya, tpi ingatki dimanaki ambil, supaya besok-besok kita bayar klo adami penjualnya" 
"Oh baa, klo begitu saya dluan kak" segera saja ku nyalakan motorku dan pergi.

Pemandangan di jalan ternyata lebih mengerikan lagi. Saat itu, matahari sudah terbenam sepenuhnya. Gulita.. hanya lampu kendaraan yang menyala. Dimana-mana terlihat jalanan yang retak, bangunan yang hampir roboh, bahkan ada jalanan yang aspalnya terangkat hingga 3 meter. Ya Allah.. 

Seketika macet dimana-mana. Mereka yang ingin mengungsi dan mereka yang mencari sanak keluarganya, berkumpul dijalanan. Hampir macet total. Di kiri kanan badan jalan, anak-anak dan orang tua menangis, berpelukan, ada yang berlarian, membawa pakaian seadanya. Entah mau lari kemana mereka. Terdengar lantunan syahadat dari mulut-mulut mereka. Ketakutan, kecemasan, kekhwatiran, rasa-rasanya tidak bisa digambarkan dengan kata-kata. Seakan kiamat sudah datang.

Tiba-tiba terdengar seruan 
"AIR NAIK!! JEMBATAN PUTUS!! PUTAR BALIK!!"

Seketika orang didepanku memutar kendaraannya. 

"BALIK!! BALIKK!! AIR NAIK!!"

Aku yang tak tahu apa-apa mengikut saja, toh klo memaksa gak bisa tembus juga klo jembatan putus. Jalan pulangku ke rumah semuanya mesti lewat jembatan, dan aku gak tau jembatan mana yang putus. 

Ah, bensin motorku juga sudah hampir di penghujungnya, sepertinya tidak akan mampu membawaku sampai di tempat yang aku tuju. Belum beberapa ratus meter, kuputuskan untuk ke rumah perawat gigi ku yang berada tak jauh dari puskesmas. 

Di tengah jalan, ada seorang ibu di atas mobil open kap, meminta tolong padaku untuk ikut bersamaku. Kuiyakan saja, sambil mengikuti mobilnya dari belakang. Tiap kali mobil itu berhenti sebentar, aku pun berhenti, tpi belum sempat ibu itu turun, mobil itu kembali berjalan. Kejadian itu berulang berkali-kali, dan pada akhirnya si Ibu berteriak padaku, "Gak usah nak, terima kasih", aku berhenti sejenak, melihat mobil si ibu yang berlalu pergi. Semoga ibu itu baik-baik saja, kataku dalam hati. Kuputar motorku menuju rumah perawat gigiku. 

(bersambung)













Saturday, June 8, 2019

Mari berbahagia!

Well, beberapa hari yang lalu ied fitri baru saja dilaksanakan. Dan aku yang berada di kampung orang, tentu saja ikutan mudik ke kampung halaman. Di sini, di tempat yang aku sebut kampung halaman, rasanya.. semua kehidupan kembali berada di porosnya. Begitu banyak yang berubah, rumah, keluarga, dan tentu saja saya sendiri :D hehehe...

ah waktu-waktu yang terlewati..

Sempat teringat, ceramah ustadz di lapangan setelah sholat ied fitri tentang definisi kebahagiaan (loh koq malah tiba2 kesitu ? :D hahaha). Beliau bertanya, apa sebenarnya bahagia itu? kemasyhuran? kesehatan? kekayaan? pangkat? jabatan?.. beliau melanjutkan.. lalu mengapa masih ada orang yang mendapatkan semua itu malah mati bunuh diri? apakah mereka "bahagia"?.. lalu beliau melanjutkan, karena sesungguhnya, bahagia itu adalah perasaan dari diri sendiri, adalah bagaimana rasa sabar dan syukur atas segala apa yang diberikan kepada kita.. and you know what guys? gak terasa air mata ini netes, jatuh gak terbendung.. sekian lama, mencari definisi bahagia, dan mendapatkan penjelasan se simple itu?? Masyaa Allah.. barokallahufiikum ustadz.. terima kasih atas pencerahannya. Akhirnya saya mencoba mengerti, bahwa ketika sesuatu terjadi, ada hal yang hanya bisa kita terima saja tanpa harus melawan takdir yang ada, tanpa harus menyalahkan keadaan atau bahkan menyalahkan Sang Pembuat Takdir, astaghfirullah..

Ada yang bilang, ini adalah bahagia yang tertunda, entah sampai kapan ditundanya, yang pasti ditengah-tengah kesemrawutan hidup, Allah selalu saja ngasih signal-signal jalan keluar biar gak mumet.

Jadiii sekarang, saatnya buat move on, mari bersemangat lagi meraih target yang belum terpenuhi, bersama sahabat-sahabat yang masih setia disamping kita, dan tentu saja bersama sang Pencipta, Rabb semesta alam.

Mari berbahagia!
Ganbatte ! \(^0^)/

Tuesday, October 16, 2018

Welcome back blogspot! (Kabar duka dari Kampung Halaman)

Well, after so many years (entah sudah berapa tahun hehehe) I'm back (yeay!). Mumpung aku nya lagi kurang kerjaan :D bawaannya pengen nulis aja wkwkwk, dan beberapa waktu yang lalu, aku baru aja ngalamin sebuah peristiwa besar, yang maybe gak bakalan aku lupakan seumur hidup, yaitu peristiwa Gempa dan tsunami di Palu. ;(

Innalillahi wa innailaihi raji'un.. Allahummagfirlahum warhamhum wa'afihi wa- fu 'anhum.
Semoga dosa-dosa oarang-orang yang meninggal saat kejadian gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi diampuni oleh Allah ta'ala dan amal ibadah mereka diterima disisi Allah serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. InsyaALLAH khusnul khotimah..

Monday, October 21, 2013

My Lovely Cat (Three Musketeer and their lovely mom)

Hari ini saya teringat lagi sama kucing-kucing saya. Kucing kecil saya plus mamanya yang lucu, rasa-rasanya, saya masih saja mendengar derap kaki kaki kecil mereka berlari ke sana kemari di atas lantai papan kamar saya yang berada di lantai 2. But, itu dulu, kucing saya sekarang udah gak tau ada dimana. Empat bulan yang lalu, kucing saya dibuang entah dimana. Sedih banget emang, mengingat, bertahun-tahun saya di kota daeng ini, tak pernah sekalipun berkesempatan memiliki seekor kucing dan diperparah lagi dengan status saya yang cat lover, jadilah saya seperti ibu yang bertahun-tahun lamanya menunggu kehadiran seorang anak. Alhamdulillah, meski akhirnya titipan itu harus diambil kembali, paling tidak 5 bulan lamanya menikmati hari-hari bersama mereka, rasanya bahagiaaaa banget. Jadi terharu lagi. Miss you all, my cats, mommy always love youu..  hiks T_T..

Saturday, May 4, 2013

Cara Mudah Menghilangkan Malware PC Speed Test

Setelah hampir sebulan dibuat kesal oleh Malware PC Speed Test, akhirnya beberapa hari yang lalu, saya menemukan sebuah artikel yang membahas tentang cara menghilangkan Malware (atau lebih jelasnya spyware jenis PC Speed Test) dari laptop.

Caranya ternyata tidak sesulit yang dibayangkan, saya hanya perlu meng uninstall untrusted program (program gak jelas) dilanjutkan dengan menendang jauh-jauh (red: remove) add-ons (yang juga) gak jelas dari browser internet saya. Simple banget kan.. Padahal masih kebayang kemarin-kemarin saya pontang panting nyobain berbagai antivirus dan firewall buat nanganin si malware, ternyata gak ada satupun yang ampuh. Setelah cari tahu kesana kemari, ternyata permasalahan utamanya adalah di browser mozilla saya ternyata telah terinstall add-ons gak jelas yang kemudian dijadikan alat tracking oleh hacker untuk memata-matai aktivitas browsing internet yang saya lakukan. Lebih lanjut, alat tracking ini nantinya akan digunakan untuk menentukan iklan apa yang paling baik di tampilkan pada halaman situs-situs yang saya kunjungi (mungkin harapannya, saya bakalan nge-klik iklannya,, cuih, gak sudi). Sebenarnya yang menjadi masalah bukan hanya itu, tapi adanya tracking tersebut membuat keamanan akun saya menjadi begitu rentan. Terakhir kali saya dapati bahwa si malware mulai mencoba mencuri data akun saya dengan cara memunculkan popup window setiap kali saya mengetikkan password dan username pada semua akun saya. Benar-benar malware yang menjengkelkan.

Saya sempat putus asa dengan malware yang satu ini, bagaimana tidak, semua antivirus yang saya pakai tidak ada yang ampuh menumpas malware menjengkelkan ini, bahkan firewall yang saya pasang juga tidak bisa menghadang si malware masuk dan mengintip segala aktivitas browsing saya. Namun (karena berkali-kali dibuat kesal oleh si malware) saya akhirnya memutuskan untuk tetap bangkit maju terus pantang mundur melawan si malware jahat (deh lebay :D). Di hari-hari kebangkitan saya (bangkit dari alam keputus asaan :D hoho) tiba-tiba ide berjatuhan tak terbendung. Waktu itu saya berpikir bahwa kalau si malware muncul dalam bentuk popup window, pastinya si malware menunjukkan URLnya, dengan mendapatkan URL situsnya, saya nantinya bisa bertanya sama om google tentang "how to get rid from this malware".

Pencarian pun dimulai. Saya mulai memancing si malware datang dengan berpura-pura mengetikkan username saya di sebuah akun, dan tring! belum selesai saya mengetikkan username, si malware udah muncul dalam wujud silu.. eh popup window. Nah dari situlah saya melihat proses loading situsnya. URL yang pertama yang saya dapatkan adalah http://px.pluginhandler.info/x1. Setelah mendapatkan nama URLnya, saya coba cari tahu di google tentang URL tersebut. Daaaan.. ternyata, banyak juga yang mengalami hal seperti saya. Ada banyak cara yang diberikan, tapi sebagai newbie dalam hal computer program, cara yang diberikan udah cukup membuat kepala saya pusing tujuh keliling. Akhirnya saya memutuskan untuk mundur sebelum melangkah. URL kedua adalah ad.yieldmanager, dan seperti yang pertama, cara yang diberikan cukup ribet, ada juga sih yang menganjurkan untuk menginstal suatu antivirus, tapi saya gak mau menginstal program gak jelas di laptop saya, alih-alih terhapus, ntar laptop saya malah tambah rusak. Akhirnya, saya memutuskan untuk mencari cara lain lagi. Akhirnya, di URL yang ketiga saya menemukan jawabannya. Nama URLnya apa ya.. saya lupa, soalnya namanya agak ribet mirip-mirip bahasa yunani gitu :D hehe.. Saya mendapatkan informasinya dari sebuah artikel di sebuah situs yang gak bisa saya sebutkan namanya (wong saya lupa nama situsnya :D hahaha). Sebut saja URL nya "bunga" dan nama situsnya "mawar" (jyahaha.. kayak di berita kriminal). Nah, dari "mawar"lah saya mengetahui bagaimana cara menghabisi "bunga" (deh ini disensor aja kayaknya :D haha.. sadis). Dan ternyata cara yang diutarakan oleh "mawar" sangat gampang. Saya hanya perlu menghabisi untrusted program (program abal-abal) yang saya install di laptop(biasanya program games), dilanjutkan dengan menendang jauh-jauh (red: remove) add-ons (yang juga) abal-abal di browser mozilla. Yang saya dapati di add-ons browser mozilla saya adalah brouwyse2savee add-ons (saya gak ngerti, kapan saya instal ini add-ons ya??) yang dari namanya saja sudah terlihat aneh. Segera saja tanpa babibu, add-ons yang abal-abal itu saya remove tanpa ampun. Alhamdulillah, setelah saya menghapus si add-ons, iklan popup window gak pernah muncul lagi, terima kasih tong.. #eh :D 

Dan begitulah kisah saya, "bunga" dan "mawar". Alhamdulillah, laptop saya sudah aman sekarang. Oh ya bagi teman-teman yang suka download-download program, hati-hati yah, jangan coba-coba download program yang gak di test antivirus terlebih dahulu alias untrusted alias abal-abal, ntar jadi kayak saya (semoga gak kayak saya).  Semoga bisa bermanfaat bagi yang membaca ya. 

For someone who have made the article about "How to Get Rid from this Malware"
Thank you very much.. ^_^

Wednesday, April 24, 2013

Journey to Japan (Masih On The Way) : Moody

Udah April aja yah. Gak terasa.. Aplikasi Beasiswa Monbukagakusho sepertinya udah dibuka lagi buat pelajar-pelajar yang semangatnya menggebu-gebu buat belajar di negeri sakura. Well, how irony, dikala semuanya lagi berlomba-lomba, saya malah udah gak semangat buat ngejar beasiswa. Malahan waktu teman saya ngasih info kalau ada teman saya yang udah ada di Jepang, tanggapan saya malah datar-datar saja.

Udah beberapa bulan ini semangat saya untuk mengejar beasiswa ke Jepang memang agak sedikit luntur. Mungkin karena saya menjadi sangat sibuk dengan urusan saya yang lain yang lebih penting, jadinya hal-hal yang berkenaan dengan beasiswa turun drastis menjadi nomor kesekian dari daftar hal-hal yang harus saya kerjakan. Yah, beasiswa memang bukan sesuatu hal yang penting dan mendesak untuk dilakukan. Bila keadaan sudah stabil kembali, mungkin saya akan memikirkan kembali tentang pengajuan beasiswa, dan tentunya, dengan perjuangan kembali dari nol lagi.

Yah, someday.. :)

Monday, April 1, 2013

PC Speed Test : Malware Berbasis Iklan Yang sangat Menjengkelkan!

Udah seminggu ini saya dibuat kesal dengan yang namanya adware, malware, spyware dan "ware" yang lain. Bagaimana tidak, blog saya yang udah saya buat cantik-cantik tiba-tiba muncul iklan gak jelas, salah satunya iklan PC SPEED TEST (saking kesalnya namanya pake digedein :D).

Bukan itu saja, iklan ini muncul di mana-mana, bahkan di picasa web album saya (tempat saya menyimpan gambar-gambar di blog) juga ikut-ikutan menampilkan iklan ini. Saya geram banget. Saya gak tahu iklan ini muncul dari mana. Yang paling mengesalkan adalah saat saya sedang berada pada satu alamat web, tiba-tiba saja berubah jadi IKLAN FACEBOOK PERUNTUNGAN NASIB. Apa-apaan semua ini??!!

Sampai sekarang saya masih nyari-nyari antivirus yang bisa tangani si malware menjengkelkan ini. Pokoknya harus di tangani sampai tuntas setuntas tuntasnya. Kalau dibiarin gitu aja, lama-lama semua password saya di hack juga. Ntar kalau saya udah nemu, Insya Allah bakalan saya bagi infonya ke sini, oh ya sekalian tampakan si malware most wanted juga bakalan saya pampang disini (lupa file gambarnya saya taruh dimana :D hehe).


PERHATIAN!!

Jangan pernah mengklik Iklan PC SPEED TEST, iklan ini adalah MALWARE! Saya sudah membuktikannya sendiri.  

UPDATE 

Tampakan iklan SPEED TEST berbagai macam judul, salah satunya internet speed. (JANGAN TERTIPU!)
 
halaman yang muncul sendiri saat mengetikkan alamat di web browser 

Drontal Cat: Pembasmi Segala Cacing Pada Kucing

Beberapa waktu yang lalu, kucing saya yang masih kecil (umurnya sekitar 2 bulanan) memuntahkan cacing hidup dari dalam perutnya. Cacing berukuran sekitar 5 cm, berwarna putih, dan kurus seperti lidi keluar begitu saja dari mulut si kucing. Segera saja saya amankan si kucing lalu mencari informasi di internet mengenai permasalahan yang dihadapi oleh kucing saya. Tak dinyana, ternyata saya mendapatkan banyak sekali informasi dan pengalaman yang mirip dengan yang saya alami. Dari semua info yang ada, akhirnya saya mendapat satu kesimpulan, kucing saya cacingan. Whewww..

Saya tidak tahu mengapa kucing saya bisa cacingan. Padahal, kucing saya tidak pernah sekalipun saya biarkan berkeliaran di luar rumah, makanan yang saya berikan juga gak kotor, dan tempat kotorannya pun selalu saya bersihkan (wah, majikan teladan yah :D hehe). Nah, dari informasi yang saya dapatkan, meskipun dijaga kebersihannya, kucing bisa saja tertular cacing (wah cacingan ternyata menular juga yah :D) dari air susu ibunya atau dari pinjal/kutu kucing. Hmm.. ternyata begitu. Dan untuk mengatasinya, kucing harus segera diberikan obat cacing. Obat cacing itu sendiri terbagi 2 ada Combantrin dan Drontal Cat (demi keperluan informasi, saya sebut merek saja yah :D). Combantrin yang mengandung bahan pyrantel hanya bisa membasmi cacing gelang saja, sedangkan Drontal Cat yang mengandung bahan Pyrantel dan Prazyquantel dapat membasmi cacing gelang sekaligus cacing pita pada kucing. Combantrin biasanya diberikan pada kucing yang masih belia, misalnya 1-2 bulan, sedangkan untuk kucing sudah berumur 3 bulan sudah bisa diberikan obat Drontal Cat. Kucing yang belum berumur 3 bulan, belum bisa diberikan Drontal Cat. Begitulah informasi yang saya dapat. Hmm,, masa iya sih gak boleh dikasih. Dasar saya nya yang emang bandel, jadilah saya beli saja Drontal Cat, meskipun kucing saya baru berumur 2 bulanan. Pikir saya waktu itu, kalau diberikan sesuai aturan pakai mungkin tidak apa-apa.

Segera saja saya ke Pet Shop yang ada di Pengayoman (saya lupa nama Pet Shopnya apa) dan membeli Drontal Cat. Alhamdulillah, di Pet Shop tersebut tersedia Drontal Cat dosis 1 tablet/10 Kg BB kucing. Eh tapi, saya bingung juga waktu beli obat Drontal Cat itu, soalnya perasaan Drontal Cat yang saya baca di internet dosis nya 1 tablet/4Kg BB. Lama mikir, akhirnya saya memutuskan membelinya saja dan akan memikirkannya kembali di rumah. Oh ya, harga Drontal Cat per tablet itu sekitar Rp. 12.000,-. Kalau beli cukup satu tablet saja, karena drontal cat yang diberikan pada anak kucing hanya seper berapa dari tablet dan diberikan tiap 2 minggu sekali.

Sesampainya di rumah, segera saya ambil cutter untuk memotong obat Drontal Cat. Saya potong sekitar 1/20 tablet, ini saya kira-kira saja, karena dosis awalnya 1 tablet/10 Kg BB, saya anggap berat anak kucing saya sekitar 500 gr,  itu artinya, untuk anak kucing yang beratnya 1 Kg dikasih 1/10 Drontal Cat, sedang yang beratnya 500 gr diperkecil lagi menjadi 1/20 nya. Saya lalu mengambil sendok, mencairkan obat Drontal Cat lalu meminumkannya pada kucing saya. Awalnya si kucing mencak-mencak setelah saya beri Drontal Cat, mungkin karena rasanya yang pahit sekali. Tapi, setelah itu, kucing saya yang tadinya lemes, udah lari-lari lagi di kamar saya. Saya coba ambil si kucing dan memeriksa keadaannya (hoho obsesi dokter hewan), badannya terasa agak sedikit hangat dan jantungnya berdetak lumayan kencang. Wah, saya takut juga waktu itu, pikir saya, saya udah salah kasih obat cacing untuk kucing saya. Tapi akhirnya, saya memutuskan untuk mengamati keadaan si kucing sampai beberapa saat kemudian. Selang beberapa jam, kucing saya lemas lagi, perutnya yang kemarin buncit, rasa-rasanya semakin membesar. Saya mulai benar-benar merasa takut, saya takut terjadi apa-apa dengan si kucing gara-gara eksperimen saya yang tanpa konsultasi di dokter hewan dulu. Malamnya sekitar jam 9 kucing saya mengeluarkan cacing (yang kelihatannya sudah mati) di pupnya, banyak sekali dan panjang-panjang (maaf ya kata-katanya terlalu jujur). Segera setelah si kucing pup, saya bersihkan kembali tempat buang kotorannya dan menggantinya dengan yang baru, takutnya nanti kalau tidak dibersihkan si kucing bakal tertular lagi. Saya hitung-hitung, sekitar 9 jam obat itu bereaksi di tubuh si kucing. Lumayan lama juga, tapi asli ampuh!

Alhamdulillah, sampai sekarang kucing saya yang cacingan sudah ceria kembali. Udah lari kesana-kemari,perutnya yang buncit sudah berangsur-angsur normal. Nafsu makannya juga tinggi. Saya sangat bersyukur kucing saya yang cacingan sudah sehat kembali. Akhir kata, saya hanya ingin merekomendasikan kepada anda obat Drontal Cat yang memang benar-benar ampuh untuk mengusir cacing jahat pada kucing. Saya tidak bermaksud untuk promosi, tapi sekedar merekomendasikan obat cacing yang bagus untuk kucing anda. Oh ya, sekedar informasi, Drontal Cat ini saya berikan juga kepada dua kucing saya yang sehat. Ya meskipun sehat, tapi tidak berarti bebas cacing kan? Dan sampai sekarang, ketiga kucing saya semuanya sehat sekarang. Nafsu makan juga lumayan dan tidak ada lagi kucing saya yang diare. Alhamdulillah.

Tuesday, March 26, 2013

Memperbaiki Nokia C6-00 di Nokia Care Center Pettarani Makassar

Berhubung saya lagi males curhat-curhatan di blog, kali ini mungkin saya akan berbagi pengalaman saja kepada teman-teman. Kejadiannya sudah lama banget sih sebenarnya, tapi yang namanya ilmu, mau lama atau baru insyaAllah akan tetap berguna.

Sama dengan kejadian laptop saya, handphone saya yang baru seumur jagung tiba-tiba saja rusak. Lagi-lagi, saya mencurigai developer eh tempat pembuatan handphone ini, dan setelah saya teliti ternyata benar dugaan saya, Cina lagi, Cina lagi.. Bukannya mau mendiskreditkan buatan tertentu, tapi saya hanya mengatakan hal yang saya alami, dan itu bukan hanya sekali saya alami, tapi beberapa kali, jadi saya mulai berpikir untuk tidak lagi mempercayai brand-brand yang walaupun bermerek tapi dibuat di negeri bambu tersebut. Saya telah dikecewakan bertubi-tubi..

Tuesday, March 19, 2013

The Kampoeng Blogger Is Back!

The Kampoeng Blogger is Back! Blog saya kembali! Blog saya kembali! Alhamdulillah. Blog kesayangan saya akhirnya di restore oleh blogger. Setelah beberapa hari kemarin, sempat di hapus oleh blogger dan dikategorikan sebagai spam oleh Google, karena kesalahan dalam pelacakan otomatis oleh pihak blogger, akhirnya blog saya dikembalikan dengan diikuti permintaan maaf oleh pihak blogger karena telah menghapus blog saya. Waah, rasanya senang sekali. Gara-gara blog saya dihapus, saya jadi tidak bisa menuliskan beberapa tutorial saya. Pokoknya, intinya saya bahagia. Saya senang blog saya bisa kembali lagi. Saya berharap, semoga kedepannya blog saya gak dihapus lagi sama blogger.


Email konfirmasi dan permintaan maaf dari tim blogger

Tanjung Karang: Eksotika Bawah Laut Teluk Palu yang Hampir Terlupakan

Entah mengapa malam-malam begini tiba-tiba saya kepikiran tentang liburan mudik lebaran saya waktu di Palu, kampung saya tercinta. Liburan waktu itu benar-benar menyenangkan. Bagaimana tidak, keluarga dari Makassar datang berkunjung ke Palu untuk ikut lebaran bersama. Lebaran waktu itu rasanya benar-benar ramai. Dan, karena ada keluarga yang datang dari jauh, sebagaimana tradisi dalam keluarga, kami tidak akan membiarkan keluarga kami itu pulang tanpa berjalan-jalan menikmati indahnya kota Palu.


Monday, March 18, 2013

Blog Saya Masuk Spam Google?! (T^T)

Pagi ini saya benar-benar shock saat saya masuk ke blog saya The Kampoeng Blogger saya mendapatkan pesan bahwa blog saya sudah tidak ada lagi alias terhapus alias terdelete. Segera saja saya masuk kembali ke halaman dashboard blog saya dan benar saja, nama blog saya The Kampoeng Blogger udah masuk dalam daftar list blog yang dihapus. Huwaaa... Saya shock sekali melihatnya.

Saat saya membuka situs blog saya....


Sunday, March 17, 2013

Memperbaiki Laptop yang Rusak di Service Center Toshiba MTC Karebosi

Bagi saya, laptop bisa menjadi teman terbaik saya di segala suasana. Senang sedih, semangat lesu, apapun suasananya si laptop selalu ada di sisi saya. Kalau laptop saya lagi rusak, rasanya seperti.. hmm.. ada yang hilang dari kehidupan saya :D hoho.. lebay ya. Iya sih, tapi bagi saya yang hobinya memang suka banget utak atik semua hal yang berkaitan dengan komputer (kalau kata teman saya Technofreak), perasaan seperti itu sangat biasa saja dan wajar bagi saya.

Pernah sekali waktu, saya harus berpisah dari laptop saya dalam jangka waktu yang bisa dibilang cukup lama, sekitar sebulanan lah begitu. Rasanya benar-benar tidak menyenangkan. Tiba-tiba bermunculan banyak hal yang ingin diselesaikan dengan menggunakan laptop itu. Ahh.. ironis sekali, waktu laptop saya masih bagus, jarang sekali ada hal penting yang butuh bantuan si laptop, tapi sekalinya laptop saya rusak, tiba-tiba banyak tugas yang harus dikerjakan. Ckckck..

Saturday, March 16, 2013

Menilik Bagaimana Cara Mendaftar dan Melihat Pengumuman UKDGI FKG Unhas

Bila anda adalah seorang dokter gigi yang baru saja mendapatkan wisuda/yudisium bulan ini, maka hal yang wajib anda lakukan setelah itu adalah mengambil Ujian Kompetensi Dokter Gigi Indonesia (UKDGI) yang berlangsung sekali dalam 3 bulan.

Nocturnal

Udah jam 00.08, tepat 8 menit lewat tengah malam. Suasana di luar mulai terdengar sepi, hanya suara deru mobil dan motor berkecepatan tinggi saja yang masih terdengar. Pikirku, kasihan sekali, bila ada yang meregang nyawa lagi malam ini hanya karena balapan liar yang gak jelas di luar sana. Kucing-kucing kecilku juga sudah mulai terlelap di atas tumpukan pakaian kotor, mungkin karena telah lelah berlari kesana kemari mebuat keributan di dalam kamar. Satu-satunya yang masih melek, hanyalah saya yang masih asyik dengan blog-blog yang saya buat.

Wednesday, March 13, 2013

Blog Sampah: Blog atau Pasar?

Blogwalking, hmm.. kalo di dunia perbloggeran rasanya udah sering banget dengernya ya, baik yang baru mulai blogging atau yang udah banyak makan asam garam dunia perbloggingan (koq kedengaran kayak "perdagingan" yah? :D haha). Well, bosan nongkrongin blog sendiri, saya pun mencoba jalan-jalan ke blog orang lain, yaa, itung-itung buat silaturrahim juga, sekalian liat-liat desain "rumah"nya blogger lain tuh kayak mana. Menyenangkan sebenarnya, kalau bagi saya yang suka banget merhatiin desain blognya orang, blogwalking ternyata menjadi aktivitas menyenangkan diluar nge-blog itu sendiri.

Friday, March 1, 2013

Membayar Tiket Pesawat Via ATM

Duh maaf ya, barusan ingat ternyata kemarin-kemarin saya janji ya buat lanjutin posting saya tentang Cara pesan tiket pesawat online. Yah maklumlah, udah lumayan ber'umur' jadi wajarlah kalau saya lupa2 dikit :D hehe..

Nah, untuk pembayaran tiket pesawat, usut punya usut, ternyata caranya gampaaang banget, tinggal sediain kartu ATM sama mesinnya, gak sampai 3 menit, selesai!. Nah loh? beneran? Ooh iya doong. Kalau kata orang mah, "I hate lelet" :D hehe.. Terus caranya gimana dong? Nah, kalau kamu udah tahu gimana caranya bayar listrik via ATM, itu artinya kamu udah selangkah di depan (jyaah, iklan mulu). Tapi kalau kamu gak pernah bayar listrik via ATM, well, itu artinya kita 11 12, saya juga gak pernah bayar listrik pakai ATM (wong bayar di loketnya aja gak pernah :D hehe).

Monday, February 25, 2013

Say wid d'picture

Smile please :)

Captain Smiley

Bring on the hope

Hobi Baru Nge-Blog

Hobi blogTepat sebulan sudah saya punya hobi baru yang bernama "utak atik blog". Entah apa sebabnya kenapa saya bisa tiba-tiba punya hobi baru seperti ini. Yah, mungkin beberapa pekan kemarin sempat kena beberapa kejadian yang buat saya sedih banget (rasanya pengen lupain semuanya saja), jadinya malah beralih ke blog. Lah koq jadi curhat sih. Hehe.. intinya saya lagi happy lah sekarang. Hobi baru nge-blog ini bener-bener buat saya ketagihan, ketagihan nulis maksudnya. Sampai-sampai, blog saya yang tadinya cuma sebiji, jadi berbuah menjadi beberapa biji, dan pada akhirnya jadi bingung sendiri mau posting di blog mana tiap hari. But it's okay lah. Dari pada sedihnya gak abis-abis, mending cari bahan pengalih. Kalau nonton film korea dan teman-temannya rasanya gak recommended banget buat jadi penghibur saat sedih. Jadinya nanti malah tambah nangis bombay dah. Hoho..

Ganti Kartu SIM Yang Hilang di GraPARI GRAHA PENA

Kejadiannya ini sebenarnya sudah lama banget, tapi gak apa lah itung-itung bagi-bagi pengalaman. Well awal mula semuanya terjadi saat kartu simcard saya yang sudah bertahun-tahun saya pakai raib gara-gara kecerobohan saya gonta ganti simcard di handphone. Padahal nomor itu bener-bener nomor yang penting buat saya (yaa disamping karena 3 angka belakang nomor tersebut sama dengan no. stambuk saya.. hehe). Wuaah, bener-bener ceroboh. Setelah lelah banting tulang nyariin kartu saya yang enggan banget muncul di hadapan saya (eaa lebay deh) akhirnya saya mutusin untuk mengurusnya di GraPARI Telkomsel.